Mahasiswa KKN-BN AD.84.247 Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pengenalan Peta Rawan Longsor di RT 09 Desa Tlogowatu

Oleh KKN 247
26 Juli 2026
Mahasiswa KKN-BN AD.84.247 Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pengenalan Peta Rawan Longsor di RT 09 Desa Tlogowatu
Mahasiswa KKN-BN Angkatan 84 Kelompok 247 melaksanakan program kerja individu berupa Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pengenalan Peta Rawan Longsor di RT 09 Desa Tlogowatu. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 warga dan bertujuan untuk menambah pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana serta potensi longsor yang ada di wilayah Desa Tlogowatu. Kegiatan diawali dengan pemaparan Peta Rawan Longsor Desa Tlogowatu oleh Pedro Reimadiya Aisyah, mahasiswa KKN dari Program Studi Teknik Geologi. Dalam pemaparannya, Pedro menjelaskan tingkat kerawanan longsor di beberapa titik di Desa Tlogowatu beserta faktor-faktor yang memengaruhinya. Dengan adanya peta ini, warga diharapkan dapat lebih mengenali kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sosialisasi mitigasi bencana yang disampaikan oleh Bapak Hadi Susanto dari BPBD Kabupaten Klaten. Beliau menjelaskan tanda-tanda potensi longsor, langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana, serta pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Antusiasme warga terlihat pada sesi tanya jawab, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait kondisi lingkungan di Desa Tlogowatu dan cara mengurangi risiko bencana di sekitar tempat tinggal mereka. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kebersamaan antara warga, BPBD Kabupaten Klaten, dan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami potensi longsor di wilayah Desa Tlogowatu serta mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi risiko bencana. Selain itu, program ini juga menghasilkan Peta Rawan Longsor Desa Tlogowatu yang dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi tanah longsor.